TOP 16 Fokus Geopark
TOP 16 Fokus Geopark
1. Konservasi Warisan Geologi UNESCO Global Geopark
adalah kawasan yang menggunakan konsep keberlanjutan, menghargai warisan Bumi, dan mengenali kebutuhannya guna upaya perlindungan terhadap warisan tersebut. Situs-situs geologi yang terdapat di dalam kawasan UNESCO Global Geopark dilindungi oleh hukum adat, peraturan pemerintah kabupaten/kota, pemerintah provinsi, dan/atau peraturan nasional yang memungkinkan bagi upaya pemantauan dan pemeliharaan terhadap situs-situs tersebut. UNESCO Global Geopark mengembangkan, melakukan percobaan, dan meningkatkan metoda pelestarian warisan geologi. UNESCO Global Geopark mengembangkan kemitraan di antara sesama UNESCO Global Geopark untuk berbagi praktek terbaik serta pengetahuan tentang perlindungan, konservasi, dan pengelolaan situs warisan geologi yang rasional.
2. Pemahaman Perubahan Iklim
UNESCO Global Geopark mempunyai catatan tentang kejadian perubahan iklim di masa lalu yang dapat menjadi pembelajaran bagi kejadian serupa pada saat ini, termasuk pemanfaatan energi terbarukan dan penerapan standar “pariwisata hijau.” UNESCO Global Geopark bertindak sebagai museum luar-ruangan yang merekam dampak perubahan iklim baik di masa lalu maupun pada saat ini, sehingga memberi kesempatan kepada pengunjung untuk memahami pengaruh perubahan iklim pada lingkungan kita, selain meningkatkan kesadaran terhadap dampak potensial dari perubahan iklim itu di kawasan Geopark. UNESCO Global Geopark membekali masyarakat setempat pengetahuan yang cukup tentang bagaimana memperkecil dan beradaptasi dengan efek potensial dari perubahan iklim. -15-
3. Peningkatan Warisan Budaya
Di banyak negara, situs geologi (geosite) dianggap sebagai tempat suci. Sejak zaman dulu, situs suci itu memiliki daya pikat yang misterius bagi banyak orang di seluruh dunia. Legenda dan laporan dari para pengunjung berkisah tentang pengalaman luar yang biasa ketika mereka berkunjung ke tempat-tempat tersebut. Situs-situs suci yang tersebar dibanyak tempat itu dipercaya memiliki kekuatan yang dapat menyembuhkan penyakit, mencerahkan pikiran, dan menumbuhkan inspirasi. Orang-orangpun kemudian membangun kuil dan biara di tempat-tempat tersebut. UNESCO Global Geopark akhirnya menjadi kedudukan dari tempat-tempat suci yang menekankan pada hubungan antara bentangalam dan bentuk lahan tertentu dengan mitologi, arkeologi, dan sejarah. Pada dasarnya, UNESCO Global Geopark berbicara tentang manusia dan tentang bagaimana menjelajahi dan merayakan hubungan antara manusia dengan Bumi. Bumi telah membentuk siapa kita. Bumi telah mengajarkan kepada kita cara-cara bertani, menggunakan bahan bangunan untuk membangun rumah, bahkan menciptakan mitologi, cerita rakyat, dan berbagai tradisi masyarakat setempat.
4. Pariwisata Berkelanjutan
UNESCO Global Geopark membangun infrastruktur untuk mendukung akses dan interpretasi pengunjung terhadap warisan geologi, termasuk upaya mengembangkan pariwisata berkelanjutan di kawasan Geopark. UNESCO Global Geopark mempromosikan kawasannya menjadi daerah tujuan wisata berkelanjutan, dengan menawarkan beragam kegiatan wisata alam di lapangan yang dapat memberi pengalaman tersendiri bagi pengunjung, bahkan mereka dapat belajar memasak makanan setempat. Pada 2017, Jaringan Geopark Global telah menjadi mitra utama dari Organisasi Pariwisata Dunia (UNWTO), yang ikut mendukung perayaan Tahun Internasional Pariwisata Berkelanjutan.
5. Perlindungan Keanekaragaman Hayati
UNESCO Global Geopark merupakan sebuah kawasan di mana interaksi spesifik antara litosfer dan biosfer telah menciptakan konsep terpadu tentang peran lingkungan geologi dalam evolusi biosfer. Kegiatan Geopark yang meningkatkan kesadaran manusia terhadap hubungan dinamis antara lingkungan geologi dan ekosistem, termasuk pengelolaannya, dilakukan secara holistik.
6. Peningkatan Kapasitas
UNESCO Global Geopark menawarkan kegiatan pelatihan dan peningkatan kapasitas kepada para pemangku kepentingan dan pemuda yang belum memperoleh pekerjaan, yang pada saatnya nanti mereka dapat mendukung kegiatan dan penyelenggaran Geopark. Jaringan Geopark Global yang bekerjasama dengan UNESCO menyelenggarakan Kursus Pelatihan Internasional tentang Geopark, di mana kegiatan ini mendukung pengembangan Geopark di banyak -16- negara, terutama di negara-negara yang jumlah UNESCO Global Geopark -nya masih sedikit.
7. Pekerjaan
UNESCO Global Geopark adalah landasan untuk pengembangan, pemeliharaan, serta promosi industri rumahan dan produk kerajinan setempat. UNESCO Global Geopark berkontribusi pada pengembangan kawasan yang di dalamnya terdapat situs-situs warisan geologi yang signifikan secara berkelanjutan, yaitu melalui penciptaan usaha-usaha baru dan pekerjaan bagi pemuda di daerah tersebut.
8. Pemberdayaan Perempuan
UNESCO Global Geopark menekankan pada upaya pemberdayaan perempuan melalui program Pendidikan yang terfokus, atau melalui pengembangan koperasi perempuan. Di beberapa UNESCO Global Geopark, koperasi perempuan memberi kesempatan kepada mereka untuk mendapatkan penghasilan tambahan di daerah mereka sendiri dan dengan persyaratan yang mereka tentukan sendiri.
9. Pendidikan untuk Keberlanjutan
UNESCO Global Geopark mengembangkan dan menyelenggarakan kegiatan pendidikan untuk segala usia, yaitu dalam rangka menyebarkan kesadaran manusia terhadap warisan geologi yang ada, yang berkaitan dengan aspek lain seperti warisan alam, warisan budaya, dan warisan nirbenda. UNESCO Global Geopark menawarkan program pendidikan untuk sekolah, atau kegiatan khusus kepada anak- anak melalui “kemah musim panas,” “klub anak-anak,” atau “kegiatan pengenalan fosil.” UNESCO Global Geopark juga menawarkan pendidikan untuk orang dewasa dan para pensiunan, baik secara formal maupun informal.
10. Penggunaan Sumberdaya Alam
Secara Bijaksana Sejarah umat manusia dan peradabannya berkaitan dengan sumberdaya yang digali dari lapisan kerakbumi. Perkembangan masyarakat modern pada saat ini dibatasi oleh konsekuensi dari menipisnya sumberdaya alam tersebut. UNESCO Global Geopark memberi informasi kepada pengunjung tentang penggunaan sumberdaya alam secara berkelanjutan, di mana pada saat yang bersamaan juga mempromosikan rasa hormat manusia kepada kesatuan lingkungan dan bentangalam secara utuh.
11. Ilmu Pengetahuan dan Penelitian
UNESCO Global Geopark adalah kawasan khusus di mana warisan geologi, atau keragaman geologinya memiliki nilai internasional. Dengan demikian Geopark menjadi tempat penerapan hasil-hasil penelitian ilmiah di bidang geokonservasi, pariwisata, dan pembangunan setempat yang berkelanjutan. UNESCO Global Geopark didorong untuk melakukan kerjasama, dan terlibat secara aktif dalam penelitian-penelitian ilmiah tentang ilmu kebumian dan disiplin ilmu pengetahuan lainnya, dengan akademisi dan institusi penelitian guna memajukan pengetahuan manusia tentang Bumi dan prosesnya yang dinamis. UNESCO Global Geopark adalah laboratorium aktif tempat -17- orang terlibat dengan ilmu pengetahuan, baik dari kalangan akademisi maupun pengunjung yang hanya sekedar ingin tahu.
12. Pengurangan Resiko Bahaya Geologi
UNESCO Global Geopark mempromosikan kesadaran manusia terhadap bahaya geologi seperti letusan gunungapi, gempabumi, dan tsunami. Melalui pendidikan kepada masyarakat setempat dan pengunjung, beberapa UNESCO Global Geopark telah menularkan informasi tentang bahaya geologi tersebut, termasuk cara-cara untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan dan strategi tanggap bencana. Upaya-upaya itu berhasil membangun dan meningkatkan kapasitas masyarakat setempat, di mana dengan pengetahuan yang diperoleh dan ketrampilannya mereka dapat menjadi lebih tangguh dalam menghadapi bahaya geologi. Kelompok Kerja Bahaya Geologi pada Jaringan Geopark Global mengkoordinasikan kegiatan umum dan membantu menyiapkan strategi mitigasi bencana di kawasan Geopark.
13. Jejaring
Jejaring menjadi salah satu prinsip dasar Geopark. Jejaring teridentifikasi mempunyai kontribusi dalam pencapaian keberhasilan gerakan Geopark, selain memainkan peran penting dalam memfasilitasi berbagi pengalaman, pengelolaan kualitas, pembentukan inisiatif dan kegiatan bersama, serta pembangunan kapasitas. Jaringan Geopark Global dan Jaringan Geopark Regional menawarkan kerjasama global dan pertukaran praktek terbaik di antara UNESCO Global Geopark.
14. Pengetahuan Lokal dan Pengetahuan Adat
UNESCO Global Geopark melibatkan masyarakat setempat dan masyarakat adat secara aktif dalam upaya melestarikan dan merayakan budaya mereka. Dengan melibatkan masyarakat setempat dan masyarakat adat, UNESCO Global Geopark mengakui pentingnya komunitas ini, budaya mereka, serta hubungan antara komunitas tersebut dengan daerahnya. Hal itu menjadi salah satu kriteria dari UNESCO Global Geopark, dimana pengetahuan setempat dan pengetahuan adat, praktek dan sistem pengelolaan, serta ilmu pengetahuan dimasukkan dalam perencanaan dan pengelolaan kawasan.
15. Pembangunan Berkelanjutan
UNESCO Global Geopark terlibat dengan masyarakat setempat, serta menghormati kehidupan tradisionalnya dengan cara memberdayakan serta menghormati hak asasinya sebagai manusia dan martabat mereka. UNESCO Global Geopark berperan aktif dalam upaya pengembangan ekonomi kawasan melalui peningkatan citra warisan geologi dan pengembangan pariwisata berkelanjutan. UNESCO Global Geopark berdampak langsung pada kawasannya, karena kegiatan yang dilakukan sedikit banyak akan mempengaruhi keadaan dan lingkungan tempat tinggal masyarakat yang bermukim di dalamnya. Untuk itu, UNESCO Global Geopark memberi peluang kepada masyarakat setempat supaya dapat menyesuaikan kembali nilai-nilai -18- warisan di daerahnya, dan ikut berpartisipasi secara aktif di dalam semua kegiatan revitalisasi budaya di daerahnya.
16. Pemantauan dan Evaluasi
Guna memastikan keberlanjutan kualitas UNESCO Global Geopark yang tinggi, termasuk kualitas pengelolaannya, maka UNESCO Global Geopark akan menjalani penilaian-ulang setiap 4 tahun sekali. UNESCO Global Geopark mendukung proses evaluasi dan revalidasi Geopark dengan menyediakan para ahlinya yang sudah terdaftar sebagai penilai dalam misi evaluasi dan revalidasi.
EN
FR
KO