Kuliner
Daftar Kuliner di Ranah Minang Silokek Geopark
Kuliner
Kuliner Khas Ranah Minang Silokek Geopark
Kawasan Ranah Minang Silokek Geopark menyajikan kekayaan kuliner tradisional Minangkabau yang khas dan lezat. Salah satu produk unggulan adalah Madu Galo-galo dan Madu Asli Hutan yang dipanen langsung dari kawasan hutan geopark.
Selain itu, tersedia juga Bubuk Jahe Merah Instan CR2 yang sudah dipasarkan di marketplace nasional. Berbagai olahan makanan tradisional Minang seperti rendang, sate padang, dan lemang turut memperkaya ragam kuliner di kawasan ini.
Pengunjung dapat menikmati kuliner khas ini di warung dan rumah makan yang tersebar di sekitar kawasan geopark, dengan cita rasa otentik yang mencerminkan kebudayaan Minangkabau.
Galamai
Kalamai Bundo
GULAI UMBUIK BATANG PISANG
Gulai Umbuik Batang Pisang merupakan salah satu kuliner tradisional yang menjadi kebanggaan masyarakat Desa Kampung Baru, Kecamatan Kupitan, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat. Hidangan ini diwariskan secara turun-temurun sebagai bagian dari kearifan lokal yang mencerminkan pemanfaatan hasil alam secara bijaksana. Bahan utama yang digunakan adalah umbuik, yaitu bagian paling muda dan lembut dari batang pisang yang memiliki tekstur renyah namun lembut setelah dimasak.Dalam proses pembuatannya, umbuik batang pisang dibersihkan, diiris tipis, lalu dimasak bersama santan segar, aneka rempah khas Minangkabau, cabai, bawang merah, bawang putih, kunyit, jahe, lengkuas, serai, serta daun kunyit. Di Desa Kampung Baru, gulai ini umumnya dipadukan dengan ayam kampung sehingga menghasilkan cita rasa gurih, pedas, dan harum yang khas. Perpaduan santan dengan rempah-rempah menciptakan kuah yang kaya rasa, sementara umbuik batang pisang menyerap bumbu dengan sempurna sehingga menghadirkan sensasi makan yang unik.Bagi masyarakat Desa Kampung Baru, gulai umbuik batang pisang bukan sekadar makanan, tetapi juga simbol kebersamaan dan identitas budaya. Hidangan ini kerap disajikan pada acara adat, kenduri, penyambutan tamu, hingga kegiatan promosi desa wisata. Keberadaannya menjadi bukti bahwa masyarakat mampu mengolah bahan sederhana yang tersedia di sekitar menjadi sajian bernilai tinggi dan memiliki daya tarik wisata kuliner.Melalui pengembangan Desa Wisata Kampung Baru, gulai umbuik batang pisang kini menjadi salah satu kuliner unggulan yang diperkenalkan kepada wisatawan. Pengunjung tidak hanya dapat menikmati kelezatan masakan tradisional ini, tetapi juga mengenal budaya, keramahan masyarakat, dan kekayaan alam Desa Kampung Baru. Dengan demikian, gulai umbuik batang pisang menjadi warisan kuliner yang patut dilestarikan sebagai bagian dari identitas Kabupaten Sijunjung dan Sumatera Barat.
Lomang Ayam
Pinyaram
HV Tang Aia
HV Tang Aia (Tang Aie) Cafe & Resto adalah destinasi wisata kuliner dan rekreasi keluarga populer yang terletak di wilayah Sungai Lansek, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat. Objek wisata buatan seluas sekitar 2 hektare ini berada strategis di tepi Jalan Lintas Sumatera, menjadikannya pilihan tempat istirahat (rest area) favorit bagi para pelancong lintas provinsi.
Cafe Ayu
Pengembangan Geopark Ranah Minang Silokek tidak hanya bertumpu pada pelestarian warisan geologi, tetapi juga melibatkan peran aktif masyarakat dan pelaku usaha lokal sebagai bagian dari pembangunan ekonomi berkelanjutan. Salah satu mitra yang turut mendukung pengembangan kawasan ini adalah CAFE AYU, Raflis (Malin Pono) sebagai Owner.Sebagai mitra Geopark Ranah Minang Silokek, CAFE AYU berkomitmen menghadirkan pelayanan yang mengedepankan keramahan, kualitas, serta memperkenalkan kekayaan budaya dan kuliner khas Kabupaten Sijunjung kepada para wisatawan. Keberadaan CAFE AYU menjadi bagian dari jaringan pelaku usaha lokal yang mendukung konsep geopark melalui pengembangan ekonomi masyarakat berbasis potensi daerah.Di bawah kepemimpinan Raflis Malin Pono, CAFE AYU terus berupaya memberikan pengalaman terbaik bagi setiap pengunjung. Tidak hanya sebagai tempat bersantai dan menikmati hidangan, kafe ini juga menjadi ruang interaksi bagi wisatawan untuk mengenal lebih dekat pesona Geopark Ranah Minang Silokek, mulai dari kekayaan geologi, keanekaragaman hayati, hingga warisan budaya yang dimiliki Kabupaten Sijunjung.Kemitraan antara CAFE AYU dan Geopark Ranah Minang Silokek merupakan wujud nyata kolaborasi antara sektor pariwisata dan pelaku usaha lokal dalam mendukung pengembangan destinasi yang berkelanjutan. Melalui sinergi ini, diharapkan semakin banyak wisatawan yang memperoleh pengalaman wisata yang lengkap, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat setempat.
EN
FR
KO