Geopark di Indonesia
Geopark di Indonesia
Indonesia memiliki banyak kawasan geopark yang tersebar di seluruh nusantara. Ranah Minang Silokek adalah salah satu yang paling berdampak bagi masyarakat setempat.
Geopark Nasional di Indonesia :
1. Geopark Batur (Bali)
Luas ±19.000 ha.
Terkenal dengan Kaldera Batur yang terbentuk akibat letusan besar ribuan tahun lalu.
Menggabungkan warisan geologi, budaya Bali Aga, dan pertanian.
2. Geopark Gunung Sewu
Membentang di DIY, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Memiliki ribuan bukit karst, gua, serta sungai bawah tanah.
3. Geopark Ciletuh-Palabuhanratu
Memiliki batuan berumur lebih dari 60 juta tahun.
Dikenal dengan amfiteater alam dan deretan air terjun.
4. Geopark Rinjani-Lombok
Berpusat di Gunung Rinjani.
Mengembangkan geowisata, budaya Sasak, dan konservasi.
5. Geopark Kaldera Toba
Kaldera hasil letusan supervulkan sekitar 74.000 tahun lalu.
Menjadi salah satu fenomena geologi terbesar di dunia.
6. Geopark Belitong
Didominasi batu granit berusia ratusan juta tahun.
Terintegrasi dengan wisata pantai dan budaya Melayu.
7. Geopark Maros Pangkep
Salah satu bentang alam karst terbesar di Asia Tenggara.
Memiliki lukisan gua prasejarah berusia puluhan ribu tahun.
8. Geopark Raja Ampat
Menggabungkan geologi karst laut dengan keanekaragaman hayati laut kelas dunia.
Menjadi destinasi unggulan geowisata Indonesia.
9. Geopark Merangin Jambi
Memiliki fosil tumbuhan berumur sekitar 300 juta tahun.
Sungai Merangin menjadi lokasi arung jeram sekaligus laboratorium geologi.
10. Geopark Ijen
Terkenal dengan fenomena blue fire.
Memiliki danau kawah asam terbesar di dunia.
11. Geopark Kebumen
Menampilkan sejarah pembentukan Pulau Jawa melalui singkapan batuan purba.
Kaya akan geosite karst dan pantai.
12. Geopark Meratus
Menyimpan batuan ofiolit yang merekam sejarah kerak samudra purba.
Memiliki kekayaan budaya masyarakat Dayak Meratus.
13. Geopark Ranah Minang Silokek
Berada di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat.
Memiliki geosite seperti Ngalau Basurek, Ngalau Talago, Karst Silokek, Air Terjun Batang Tayeh, serta kekayaan budaya dan biodiversitas.
Saat ini sedang dipersiapkan menuju pengakuan UNESCO Global Geopark.
14–25. Geopark Nasional lainnya
Masing-masing mengangkat kekhasan geologi seperti gunung api, kawasan karst, batuan purba, mineral, pesisir, hingga warisan pertambangan yang dipadukan dengan konservasi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Galeri Foto
16 foto - klik foto untuk memperbesar
EN
FR
KO