SEJARAH
1. Sejarah Ranah Minang Silokek Geopark
Geopark Ranah Minang Silokek merupakan usulan resmi sebagai Geopark di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, berdasarkan Keputusan Bupati Sijunjung No: 188.45/3/KPTS-BPT-2018 tanggal 2 Januari 2018. Nama “Silokek” diambil dari Nagari (Desa) Silokek, yang telah menjadi daya tarik utama di kawasan Musiduga (Muaro, Silokek, Durian Gadang). Lokasinya sekitar 15 km dari Muaro Sijunjung dan dapat dijangkau melalui tepian Sungai Batang Kuantan, menawarkan pemandangan alam yang memukau dengan tebing-tebing tinggi dan hutan rimba yang indah.
Geopark Ranah Minang Silokek memiliki luas 3130,8 m2 sehingga memiliki keragaman geologi yang kaya dengan contoh tebing karst, berbagai singkapan granit dan keindahan alam yang indah.
Selain keindahan alam, Kabupaten Sijunjung juga kaya akan kebudayaan dan sejarah. Dengan konsep Geopark Ranah Minang Silokek, Kabupaten Sijunjung berusaha mengembangkan wilayah ini sebagai instrumen pembangunan daerah berkelanjutan dengan fokus pada konservasi, pendidikan, pengembangan ekonomi lokal (terutama melalui sektor pariwisata), dan partisipasi aktif masyarakat setempat.
2. Linimasi Perjalanan Geopark Ranah Minang Silokek
2018
Penyusunan Dossier Geopark Nasional
Penyusunan Kajian Geologi & Biodiversity
29 November 2018 ditetapkan sebagai Geopark Nasional
2019
Pembentukan Badan Pengelola
Penyediaan Pusat Informasi Geopark
Penyusunan Masterplan
Penyusunan Dokumen Pendukung
Menjalankan Fungsi Geopark
2020
Menjalankan Fungsi Geopark
Penyusunan Dokumen Pendukung
2021
Penyusunan Dokumen Warisan Geologi
Menjalankan Fungsi Geopark
Aspiring UGGp Peringkat 5 (lima)
2022
Menjalankan Fungsi Geopark
Verifikasi Usulan Warisan Geologi
Aspiring UGGp Peringkat 3 (tiga)
2023
Menjalankan Fungsi Geopark
Aspiring UGGp Peringkat 3 (tiga)
Penyusunan Dossier UGGp
Galeri Foto
2 foto - klik foto untuk memperbesar
EN
FR
KO