Daftar Kegiatan
Daftar Kegiatan di Ranah Minang Silokek Geopark
Daftar Kegiatan
SEMINAR NASIONAL GEOPARK
SEMINAR NASIONAL MEMBANGUN JEJARING PENGEMBANGAN GEOPARK RANAH MINANG SILOKEK MENUJU UNESCO GLOBAL GEOPARKMuaro Sijunjung, 20 Juni 2023 — Pemerintah Kabupaten Sijunjung bersama para pemangku kepentingan Geopark Ranah Minang Silokek menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema “Membangun Jejaring Pengembangan Geopark Ranah Minang Silokek Menuju UNESCO Global Geopark (UGGp)”. Kegiatan ini berlangsung di Muaro Sijunjung pada 19–20 Juni 2023.Seminar nasional tersebut menjadi salah satu momentum penting dalam memperkuat jejaring dan kolaborasi berbagai pihak dalam pengembangan Geopark Ranah Minang Silokek. Pengembangan geopark membutuhkan keterlibatan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, akademisi, lembaga penelitian, komunitas, pelaku usaha, hingga mitra geopark di tingkat nasional dan internasional.Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir dan Wakil Bupati Sijunjung Iraddatilah, serta sejumlah narasumber dan tokoh yang memiliki perhatian terhadap pengembangan geopark. Kehadiran perwakilan dari UNESCO, Indonesian Geoparks Network, Langkawi Geopark, BRIN, serta berbagai lembaga terkait menunjukkan pentingnya jejaring dan kerja sama dalam memperkuat pengelolaan geopark.Melalui seminar ini, berbagai gagasan dan pengalaman mengenai pengembangan geopark dibahas untuk mendukung upaya menjadikan Ranah Minang Silokek sebagai geopark yang memiliki pengelolaan berkelanjutan dan memenuhi standar internasional menuju UNESCO Global Geopark.Tema seminar menegaskan bahwa pengembangan geopark tidak hanya berorientasi pada aspek geologi, tetapi juga mengintegrasikan keanekaragaman hayati, budaya, pendidikan, penelitian, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan ekonomi lokal. Sinergi antarpemangku kepentingan menjadi kunci agar seluruh potensi tersebut dapat dikelola secara terpadu.Selain menjadi ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman, seminar ini juga menjadi sarana untuk membangun komitmen bersama dalam memperkuat posisi Geopark Ranah Minang Silokek di tingkat nasional maupun internasional. Jejaring yang terbentuk diharapkan dapat membuka peluang kerja sama dalam bidang pengembangan destinasi, konservasi, pendidikan, penelitian, promosi, serta pemberdayaan masyarakat.Pelaksanaan Seminar Nasional ini menjadi bagian dari perjalanan panjang Kabupaten Sijunjung dalam mempersiapkan Geopark Ranah Minang Silokek menuju UNESCO Global Geopark. Semangat kolaborasi yang dibangun melalui kegiatan ini menjadi fondasi penting bagi pengembangan geopark yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.Geopark Ranah Minang Silokek — Menjaga Warisan, Membangun Jejaring, dan Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan.
GEOTRAIN
GEO-TRAIN MENAPAK JEJAK KERETA API DI KAWASAN GEOPARK RANAH MINANG SILOKEKSijunjung, 26 Oktober 2025 — Kawasan Geopark Ranah Minang Silokek kembali menjadi ruang pembelajaran dan eksplorasi sejarah melalui kegiatan Geo-Train dengan tema “Menapak Jejak Kereta Api di Kawasan Geopark.” Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu, 26 Oktober 2025 ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan keterkaitan antara warisan geologi, sejarah, dan perkembangan perkeretaapian di kawasan Sijunjung.Geo-Train merupakan kegiatan edukasi dan eksplorasi yang mengajak peserta untuk mengenal lebih dekat jejak sejarah perkeretaapian yang terdapat di kawasan Geopark Ranah Minang Silokek. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pengalaman wisata, tetapi juga diajak memahami nilai sejarah dan budaya yang menjadi bagian dari kekayaan kawasan geopark.Salah satu daya tarik dalam kegiatan ini adalah kunjungan dan pengenalan terhadap lokomotif kereta api bersejarah, yang menjadi saksi perjalanan perkembangan transportasi dan aktivitas perkeretaapian pada masa lalu. Keberadaan peninggalan tersebut menjadi bagian penting dari warisan sejarah yang perlu dikenali, dirawat, dan diperkenalkan kepada generasi muda.Kegiatan Geo-Train juga memperlihatkan bahwa konsep geopark tidak hanya berkaitan dengan keragaman geologi, tetapi mencakup keterkaitan antara geoheritage, biodiversity, dan cultural heritage. Jejak perkeretaapian menjadi salah satu unsur warisan budaya dan sejarah yang dapat memperkaya narasi pengembangan Geopark Ranah Minang Silokek.Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan kesempatan untuk belajar secara langsung mengenai sejarah kawasan sekaligus melihat bagaimana warisan masa lalu dapat dikembangkan menjadi bagian dari edukasi dan pariwisata berkelanjutan.Pelaksanaan Geo-Train diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan generasi muda terhadap pentingnya menjaga warisan sejarah dan budaya di kawasan Geopark Ranah Minang Silokek. Selain itu, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi dalam memperkuat promosi geopark sebagai destinasi wisata berbasis edukasi, sejarah, geologi, dan budaya.Dengan semangat “menapak jejak masa lalu untuk membangun masa depan yang berkelanjutan,” Geo-Train menjadi momentum untuk terus menggali, merawat, dan memperkenalkan kekayaan warisan yang dimiliki Geopark Ranah Minang Silokek kepada masyarakat luas.
GEOPARK INTERNATIONAL SEMINAR
Dalam rangka memperkuat pemahaman dan kapasitas pengelolaan geopark menuju pengakuan UNESCO Global Geopark (UGGp), Pemerintah Kabupaten Sijunjung bersama Badan Pengelola Geopark Ranah Minang Silokek akan menyelenggarakan Seminar Internasional Geopark dengan tema “Geopark Management Towards UNESCO Global Geopark”.Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada:Hari/Tanggal : Senin, 17 Agustus 2026Waktu : 14.00–16.00 WIBTempat : Balairung Kantor Bupati SijunjungTema : Geopark Management Towards UNESCO Global GeoparkSeminar internasional ini akan menghadirkan dua narasumber internasional yang memiliki pengalaman dan kompetensi dalam bidang geopark dan proses evaluasi UNESCO, yaitu Prof. Jeon Yong-Mun dan Nicolas Klee, yang merupakan UNESCO Evaluators.
PELATIHAN PEMANDU GEOWISATA TAHUN 2026
Sijunjung, 29 Juli 2026 – Hari ini, Badan Pengelola Geopark Ranah Minang Silokek menggelar Pelatihan Pemandu Geowisata Tahun 2026 pada Selasa (29/7/2026) di Pusat Informasi Geopark Ranah Minang Silokek. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang kepariwisataan, khususnya pemandu geowisata, guna mendukung pengembangan Geopark Ranah Minang Silokek menuju UNESCO Global Geopark (UGGp).Pelatihan diikuti oleh calon pemandu geowisata, pengelola destinasi wisata, perwakilan kelompok sadar wisata (Pokdarwis), masyarakat sekitar geosite, serta para pemangku kepentingan yang terlibat dalam pengelolaan kawasan geopark. Melalui kegiatan ini, peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan mengenai konsep dasar geopark, interpretasi geologi, pelayanan wisata, teknik komunikasi, serta penyampaian informasi yang menarik dan edukatif kepada wisatawan.
EN
FR
KO